AALI
9925
ABBA
290
ABDA
7000
ABMM
1380
ACES
1275
ACST
194
ACST-R
0
ADES
3400
ADHI
840
ADMF
7625
ADMG
188
ADRO
2310
AGAR
364
AGII
1390
AGRO
1325
AGRO-R
0
AGRS
163
AHAP
70
AIMS
362
AIMS-W
0
AISA
175
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1100
AKRA
800
AKSI
755
ALDO
1375
ALKA
314
ALMI
288
ALTO
258
Market Watch
Last updated : 2022/01/21 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
513.72
1.77%
+8.94
IHSG
6726.37
1.5%
+99.50
LQ45
959.76
1.74%
+16.42
HSI
24965.55
0.05%
+13.20
N225
27522.26
-0.9%
-250.67
NYSE
0.00
-100%
-16818.98
Kurs
HKD/IDR 1,840
USD/IDR 14,345
Emas
847,450 / gram

Penjualan Besi Turun, Gunung Raja Paksi (GGRP) Catat Pemasukan USD297,03 Juta

MARKET NEWS
Aditya Pratama/iNews
Rabu, 15 September 2021 13:20 WIB
PT Gunung Raja Paksi Tbk (GGRP) mencatatkan penurunan penjualan besi pada semester I-2021 sebesar 5,89 persen, menjadi USD297,03 juta.
Penjualan Besi Turun, Gunung Raja Paksi (GGRP) Catat Pemasukan USD297,03 Juta. (Foto: MNC Media)
Penjualan Besi Turun, Gunung Raja Paksi (GGRP) Catat Pemasukan USD297,03 Juta. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - PT Gunung Raja Paksi Tbk (GGRP) mencatatkan penurunan penjualan besi pada semester I-2021 sebesar 5,89 persen, menjadi USD297,03 juta. Angka ini lebih rendah dibandingkan capaian tahun lalu (year-on-year) yang mencapai USD315,65 juta.

Dikutip dari IDX 1st Session Closing, hingga saat ini GGRP sukses meraih laba bersih periode berjalan sebesar USD22,62 juta, dimana pada tahun lalu Perseroan masih menderita rugi bersih periode berjalan sebesar USD10,8 juta.

Kemudian, penjualan besi emiten dengan kode saham GGRP ini sepanjang enam bulan pertama tahun ini didominasi oleh penjualan baja lembaran turunannya sebesar USD214,21 juta, serta baja batangan dan turunannya sebesar USD82,82 juta.

Selain itu, Perseroan juga mengalami penurunan beban pokok penjualan sebesar 15,81 persen menjadi USD256,6 juta di semester I tahun ini, padahal pada periode yang sama tahun lalu beban pokok penjualan GGRP tercatat USD304,82 juta.

Kinerja positif Perseroan turut didukung pasar domestik yang mulai kembali pulih, dimana kondisi ini turut membangkitkan sektor infrastruktur dan manufaktur sebagai bagian industri konsumen produk baja.

Untuk mendukung peningkatan kinerja, Perseroan akan terus mengembangkan penjualan di mancanegara. Beberapa negara yang telah menjadi pasar ekspor GGRP di antaranya Kanada, Malaysia, Selandia Baru, dan Amerika Serikat. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD