AALI
9875
ABBA
394
ABDA
0
ABMM
1470
ACES
1235
ACST
230
ACST-R
0
ADES
2860
ADHI
1020
ADMF
7700
ADMG
192
ADRO
1805
AGAR
340
AGII
1515
AGRO
1995
AGRO-R
0
AGRS
173
AHAP
67
AIMS
460
AIMS-W
0
AISA
212
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
900
AKRA
4110
AKSI
418
ALDO
1065
ALKA
244
ALMI
234
ALTO
270
Market Watch
Last updated : 2021/12/02 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
502.79
0.92%
+4.59
IHSG
6525.00
0.27%
+17.32
LQ45
939.27
0.83%
+7.72
HSI
23713.36
0.23%
+54.44
N225
27750.67
-0.66%
-184.95
NYSE
16133.89
-1.13%
-185.08
Kurs
HKD/IDR 1,840
USD/IDR 14,350
Emas
821,641 / gram

Penjualan Betonjaya Manunggal (BTON) Tembus Rp81 Miliar hingga Triwulan III-2021

MARKET NEWS
Dinar Fitra Maghiszha
Jum'at, 26 November 2021 14:41 WIB
PT Betonjaya Manunggal Tbk (BTON) melaporkan kinerja keuangan perseroan pada periode Januari - September 2021.
PT Betonjaya Manunggal Tbk (BTON) melaporkan kinerja keuangan perseroan pada periode Januari - September 2021. (Foto: MNc Media)
PT Betonjaya Manunggal Tbk (BTON) melaporkan kinerja keuangan perseroan pada periode Januari - September 2021. (Foto: MNc Media)

IDXChannel - PT Betonjaya Manunggal Tbk (BTON) melaporkan kinerja keuangan perseroan pada periode Januari - September 2021 (9M21) dengan sejumlah pencapaian.

Perusahaan sektor bahan baku yang bergerak di bidang produksi baja dan besi ini meraup penjualan bersih mencapai Rp81,67 miliar, atau turun -3,33% dibandingkan periode yang sama tahun 2020.

Penjualan besi beton mengalami penurunan -13,44% atau Rp45,70 miliar dibandingkan periode sama tahun lalu sebesar Rp52,79 miliar. Namun, segmentasi missroll dan lain-lain meningkat sebesar Rp9,53 miliar dari Rp5,08 miliar.

Adapun penjualan waste plate juga turun tipis sebesar Rp26,43 miliar, dibandingkan periode sama tahun lalu senilai Rp26,60 mliar, sebagaimana tertulis dalam laporan keuangan interim BTON kepada Bursa Efek Indonesia, Jumat (26/11/2021).

Kendati total penjualan bersih menurun, perseroan mampu memangkas beban pokok penjualan yang mencapai Rp65,2 miliar dibandingkan periode sama tahun sebelumnya sejumlah Rp79,3 miliar. Alhasil, laba kotor BTON meningkat 221,3% mencapai Rp16,46 miliar dari Rp5,12 miliar.

Namun, setelah beban penjualan lain, beban umum, administrasi, rugi entitas asosiasi, dan lain-lain membawa jumlah laba komprehensif periode berjalan BTON sebesar Rp9,64 miliar atau turun -7,70% dibandingkan periode sama tahun 2020 mencapai Rp10,45 miliar.

Perhitungan tersebut membuat laba per saham dasar BTON turun di Rp13,37 dari Rp15,87.

Posisi aset perseroan per 30 September 2021 total mencapai Rp247,4 miliar, atau naik 5,34% dari Rp234,9 miliar yang dicapai per 31 Desember 2020.

Adapun jumlah liabilitas perseroan mencapai Rp49,10 miliar, dan total ekuitas sebesar Rp198,3 miliar.

Sementara posisi kas dan setara kas dari BTON per 30 September 2021 mencapai Rp194,7 miliar atau naik 5,38% dibandingkan Rp184,8 miliar yang dicapai per 30 Desember 2020. (TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD