AALI
8350
ABBA
220
ABDA
6050
ABMM
4320
ACES
610
ACST
183
ACST-R
0
ADES
7150
ADHI
740
ADMF
8275
ADMG
168
ADRO
4130
AGAR
292
AGII
2230
AGRO
600
AGRO-R
0
AGRS
93
AHAP
106
AIMS
248
AIMS-W
0
AISA
195
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1620
AKRA
1380
AKSI
312
ALDO
665
ALKA
294
ALMI
388
ALTO
162
Market Watch
Last updated : 2022/10/07 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
530.69
-0.67%
-3.58
IHSG
7045.59
-0.44%
-31.03
LQ45
1004.02
-0.66%
-6.67
HSI
17849.79
-0.9%
-162.36
N225
27149.76
-0.59%
-161.54
NYSE
14087.38
-1.23%
-174.65
Kurs
HKD/IDR 1,933
USD/IDR 15,185
Emas
835,452 / gram

Perkuat Modal, Gaya Abadi (SLIS) Absen Bagi Dividen

MARKET NEWS
Taufan Sukma/IDX Channel
Sabtu, 23 Juli 2022 06:09 WIB
sebagian besar laba bersih perusahaan yang sebesar Rp25,25 miliar bakal digunakan untuk memperkuat permodalan dengan mengalokasikannya sebagai laba ditahan. 
Perkuat Modal, Gaya Abadi (SLIS) Absen Bagi Dividen (foto: MNC Media)
Perkuat Modal, Gaya Abadi (SLIS) Absen Bagi Dividen (foto: MNC Media)

IDXChannel - Produsen kendaraan listrik dengan merek dagang Selis, yaitu PT Gaya Abadi Sempurna Tbk (SLIS) baru saja merampungkan gelaran Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) perusahaan, Jumat (22/7/2022). Salah satu keputusan yang diambil adalah terkait penggunaan laba bersih tahun 2021 lalu.

Sesuai kesepakatan pemegang saham, sebagian besar laba bersih perusahaan yang sebesar Rp25,25 miliar bakal digunakan untuk memperkuat permodalan dengan mengalokasikannya sebagai laba ditahan. 

"RUPST menyetujui penggunaan laba bersih tahun 2021 sebagai laba ditahan sebesar Rp24,94 miliar guna memperkuat modal," ujar Direktur Utama SLIS, Edi Hanafiah Kwanto, dalam paparan publik perusahaan, yang digelar usai pelaksanaan RUPST.

Menurut Edi, nilai tersebut setara dengan 98,8 persen dari total laba bersih yang berhasil diraup perusahaan di tahun lalu. Sedangkan sisanya sebesar 1,2 persen, atau senilai Rp300 juta bakal dialokasikan sebagai dana cadangan.

Dengan penggunaan laba bersih untuk laba ditahan dan dana cadangan, maka praktis SLIS tidak membagikan dividennya untuk tahun buku 2021. Hal ini berbeda dengan tahun sebelumnya, di mana perusahaan membagikan dividen tunai tahun buku 2020 sebesar Rp1,5 miliar, yang diambilkan dari laba bersih sebesar Rp29,52 miliar.

"Tahun lalu, realisasi penjualan kami sedikit di bawah target seiring dengan belum pulihnya daya beli masyarakat akibat pandemi COVID-19. Namun di tengah dinamika ekonomi dan prospek kendaraan listrik, kami berupaya menghasilkan kinerja terbaik melalui strategi yang inovatif dan berkesinambungan,” tegas Edi. (TSA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD