Target ini didukung oleh upaya berkelanjutan yang dilakukan perseroan untuk meningkatkan kinerja operasional, sekaligus mengoptimalkan kapasitas pembangkit eksisting dalam pengelolaan PGEO.
Sebagai pengingat, saat ini perseroan mengelola 15 Wilayah Kerja Panas Bumi dengan total kapasitas terpasang mencapai 1.932 MW yang terbagi atas 725 MW yang dikelola langsung oleh PGEO, sedangkan sisanya dikelola dengan skema Kontrak Operasi Bersama.
Kapasitas terpasang panas bumi di wilayah kerja perseroan berkontribusi sekitar 70 persenan dari total kapasitas terpasang panas bumi di Indonesia, ini setara dengan potensi pengurangan emisi karbon sekitar 10 juta ton CO2 sepanjang tahun.
(Nadya Kurnia)