"Skema ini sejauh pemahaman kami hanya berlaku untuk segmen e-hailing roda dua (GoRide) dan tidak mencakup e-hailing roda empat maupun layanan pengiriman seperti GoFood," tulis analis UOB Kay Hian.
Meski demikian, analis tidak menutup kemungkinan aturan tersebut dapat diperluas ke segmen lain di masa mendatang.
Jika pembatasan komisi hanya diterapkan pada layanan roda dua, dampaknya terhadap kinerja GoTo diperkirakan relatif terbatas.
UOB Kay Hian memperkirakan kontribusi pendapatan dari layanan roda dua hanya sekitar 7 persen dari total pendapatan perusahaan, dengan asumsi kontribusi layanan roda dua dan roda empat dalam bisnis mobilitas memiliki porsi yang sama.
Kemudian, untuk segmen mobilitas secara keseluruhan, yang mencakup layanan roda dua dan roda empat, menyumbang sekitar 14 persen terhadap pendapatan bersih GoTo pada kuartal I 2026.