AALI
8225
ABBA
550
ABDA
0
ABMM
1295
ACES
1300
ACST
244
ACST-R
0
ADES
2820
ADHI
895
ADMF
7675
ADMG
216
ADRO
1345
AGAR
368
AGII
1305
AGRO
2290
AGRO-R
0
AGRS
244
AHAP
70
AIMS
338
AIMS-W
0
AISA
206
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
600
AKRA
3870
AKSI
424
ALDO
720
ALKA
234
ALMI
238
ALTO
322
Market Watch
Last updated : 2021/09/21 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
453.05
-0.47%
-2.15
IHSG
6060.76
-0.26%
-15.56
LQ45
851.73
-0.36%
-3.10
HSI
24221.54
0.51%
+122.40
N225
29839.71
-2.17%
-660.34
NYSE
16168.17
-1.78%
-292.18
Kurs
HKD/IDR 1,827
USD/IDR 14,235
Emas
805,555 / gram

PP Properti (PPRO) Lepas Saham Menara Maritim ke Anak Usaha Pelindo II

MARKET NEWS
Aditya Pratama/iNews
Selasa, 20 April 2021 08:35 WIB
PT PP Properti Tbk (PPRO) memutuskan untuk melepaskan saham kepemilikannya di PT Menara Maritim Indonesia kepada PT Pengembangan Pelabuhan Indonesia (PPI).
PP Properti (PPRO) Lepas Saham Menara Maritim ke Anak Usaha Pelindo II. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - PT PP Properti Tbk (PPRO) memutuskan untuk melepaskan saham kepemilikannya di PT Menara Maritim Indonesia kepada PT Pengembangan Pelabuhan Indonesia (PPI). Adapun PPI merupakan anak usaha PT Pelabuhan Indonesia II atau Pelindo II.

Dikutip dari keterbukaan informasi BEI, pengalihan saham yang dimiliki Perseroan di Menara Maritim Indonesia sejumlah 656,25 juta lembar saham atau sebesar 21,13 persen dari modal disetor dengan harga jual Rp70,08 miliar.

"Pengalihan saham milik Perseroan dalam PT Menara Maritim Indonesia merupakan bagian dari strategi untuk melakukan pengelolaan portofolio investasi," ujar Corporate Secretary PP Properti, Deni Budiman dalam keterangan tertulis, Selasa (20/4/2021).

Dana hasil penjualan saham tersebut akan digunakan kembali pada proyek-proyek PP Properti yang sudah ada, sehingga dapat melakukan optimalisasi aset Perseroan.

Selain itu, hasil penjualan saham itu juga akan digunakan untuk mengalokasikan investasi pada proyek baru dengan menggunakan dana hasil pengalihan saham yang dapat membantu arus kas perusahaan secara konsolidasi dan sangat membantu dalam mengelola kas secara lebih leluasa untuk mendukung rencana kerja yang telah ditetapkan.

Dilihat melalui RTI, saham PPRO mengalami penurunan sebesar 10,13 persen dalam satu bulan terakhir dan dalam tiga bulan terakhir turun 32,38 persen.

Frekuensi perdagangan saham PPRO per Senin (19/4/2021) mencapai 2.509 kali dengan 95 juta lembar saham diperdagangkan dan nilai transaksi mencapai Rp6,91 miliar. Price Earning Ratio (PER) 49,18 dan Market Cap sebesar Rp4,38 triliun. (TYO)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD