Analis DailyForex, Robert Petrucci, menilai WTI saat ini masih berada dalam posisi yang relatif kurang stabil di area harga bawah jika dibandingkan dengan rata-rata historisnya.
Meski secara jangka panjang harga tergolong rendah, aktivitas pengeboran dan produksi di Amerika Serikat tetap kuat sehingga menjaga pasokan tetap solid.
Menurut Petrucci, bayang-bayang ketegangan di kawasan Timur Tengah, termasuk isu terkait Iran, memang menimbulkan kekhawatiran terhadap stabilitas pasokan energi global.
Namun, ia menilai pelaku pasar besar cenderung tetap tenang. Dalam setahun terakhir, berbagai sentimen geopolitik dari kawasan tersebut tidak mampu mendorong reli beli besar yang berkelanjutan.
WTI di bawah level USD63 per barel mungkin terlihat murah bagi sebagian pelaku pasar.