Di tengah potensi risiko tersebut, Sucor tetap mempertahankan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) sebagai pilihan utama di sektor perbankan.
BBCA dinilai unggul karena memiliki struktur pendanaan yang kuat, likuiditas solid, dan kualitas aset yang defensif. Sementara BRIS menawarkan pertumbuhan struktural dengan eksposur langsung yang relatif rendah terhadap rantai ekspor komoditas.
Singkatnya, kata Edward dan Karen, kebijakan ini positif bagi likuiditas dan kebutuhan modal kerja dalam jangka panjang, tetapi tetap sensitif terhadap risiko eksekusi. (Aldo Fernando)
Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.