IDXChannel – PT Cakra Buana Resources Energi Tbk (CBRE) menyampaikan rencana Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau rights issue masih berproses dan saat ini berada dalam tahap penelaahan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Sekretaris Perusahaan CBRE, Amanda Octania, mengatakan perseroan terus melanjutkan berbagai tahapan yang diperlukan dalam aksi korporasi tersebut sambil menunggu pernyataan efektif dari regulator.
"Rencana PMHMETD tetap berjalan dan berprogres. Saat ini dokumen masih dalam proses penelaahan oleh OJK dan kami terus berkoordinasi untuk memenuhi seluruh ketentuan yang berlaku hingga diperolehnya pernyataan efektif," ujar Amanda dalam keterangannya, Selasa (2/6/2026).
Rights issue tersebut merupakan bagian dari upaya perseroan untuk memperkuat struktur permodalan sekaligus mendukung kebutuhan pengembangan usaha. Dana yang diperoleh nantinya direncanakan digunakan untuk modal kerja, pengembangan bisnis, serta mendukung sejumlah peluang proyek yang tengah dipersiapkan perusahaan.
Dalam aksi korporasi ini, CBRE berencana menerbitkan sebanyak-banyaknya 12,76 miliar saham baru dengan kisaran harga pelaksanaan Rp100 hingga Rp150 per saham. Dengan asumsi seluruh saham baru terserap, perseroan berpotensi menghimpun dana hingga sekitar Rp1,91 triliun.
Berdasarkan skema yang telah diumumkan, setiap pemegang 90 saham lama akan memperoleh 253 Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD).
Di sisi operasional, CBRE saat ini tengah menyelesaikan tahap akhir persiapan pekerjaan untuk proyek bersama Petronas. Perseroan juga terlibat dalam Proyek Hidayah Phase 1 di Blok North Madura II melalui penyediaan kapal HAI LONG 106 guna mendukung pekerjaan Engineering, Procurement, Construction, Installation and Commissioning (EPCIC) yang dijalankan PT Gunanusa Utama Fabricators.
Selain proyek yang sedang berjalan, manajemen menyatakan masih mempelajari sejumlah peluang bisnis baru, baik di dalam maupun luar negeri, sebagai bagian dari strategi pengembangan usaha jangka panjang.
Perseroan menyebut proses rights issue dan pengembangan pipeline proyek tersebut diharapkan dapat mendukung kebutuhan pendanaan perusahaan dalam menjalankan berbagai rencana bisnis ke depan.
(Shifa Nurhaliza Putri)