Sejak awal tahun (YtD), saham emiten milik penguasaha Dato Low Tuck Kwong tersebut meroket 518,12 persen.
Kabar teranyar, berdasarkan keterbukaan informasi BEI, Selasa (20/12), Bayan menginformasikan, Singapore International Commercial Court (SICC) pada 19 Desember 2022 telah menjatuhkan keputusannya atas biaya.
“Di mana SICC telah memerintahkan agar BCBCS membayar kepada Perseroan sejumlah SGD4.694.633,20 untuk biaya dan pengeluaran serta bunga dengan tarif sebesar 5,33% per tahun yang dihitung mulai dari 19 Desember 2022 sampai jumlah tersebut dibayar sepenuhnya kepada Perusahaan,” jelas pihak BAYAN, dikutip IDXChannel, Selasa (20/12).
Pihak Bayan melanjutkan, fakta tersebut tidak ada dampak material terhadap kondisi keuangan perseroan.
Menurut penjelasan Bayan, informasi di muka berkaitan dengan perkara Hukum perseroan dengan BCBC Singapore Pte. Ltd (BCBCS), pemegang saham PT Kaltim Supacoal (KSC), anak usaha patungan perseroan dengan BCBCS.