Sementara itu, harga logam dasar juga menguat pada awal perdagangan Asia. ANZ Research menyebut, dikutip Dow Jones Newswires, sektor tersebut mendapat dukungan setelah laporan ketenagakerjaan AS memicu pelemahan dolar AS. Dolar yang lebih lemah serta meredanya kekhawatiran terhadap pengetatan kebijakan moneter AS meningkatkan minat investor terhadap aset berisiko.
Kontrak tembaga tiga bulan di London Metal Exchange (LME) naik 0,7 persen menjadi USD13.416 per ton, sedangkan nikel menguat 1,7 persen dan aluminium bertambah 0,6 persen. (Aldo Fernando)
Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.