Penguatan ini didorong oleh data nonfarm payrolls (NFP) dan payroll sektor swasta yang lebih rendah dari perkiraan, sehingga meredakan kekhawatiran terhadap inflasi dan prospek suku bunga tinggi yang bertahan lebih lama.
Di sisi lain, dolar AS menuju pelemahan mingguan sehingga membuat emas yang diperdagangkan dalam mata uang tersebut menjadi lebih murah bagi pembeli yang menggunakan mata uang lain.
Analis Pasar Senior OANDA Kelvin Wong mengatakan pasar kini melihat berkurangnya ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed untuk sisa tahun ini hingga kuartal I-2027.
"Yang kami lihat adalah berkurangnya ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve untuk sisa tahun ini maupun kuartal pertama tahun depan. Hal itu terutama dipicu oleh data pasar tenaga kerja AS yang cukup mengecewakan kemarin," kata Wong.
Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan nonfarm payrolls hanya bertambah 57.000 lapangan kerja pada bulan lalu.