Analis Ciptadana Sekuritas Asia Erni Marselia Siahaan menilai prospek jangka menengah hingga panjang COIN tetap menarik, meski kinerja perseroan masih tertekan oleh pelemahan pasar kripto.
Dalam riset yang terbit pada 17 Juli 2026, Erni mencatat nilai transaksi kripto spot di Indonesia mencapai Rp76 triliun pada kuartal I-2026, turun 29 persen secara tahunan dan 36 persen secara kuartalan.
Kondisi tersebut turut menekan pendapatan COIN yang turun 18 persen secara tahunan dan 48 persen secara kuartalan menjadi Rp41 miliar.
“Pasar kripto yang bearish membebani kinerja pada kuartal I-2026,” tulis Erni dalam risetnya.
Meski menghadapi tekanan jangka pendek, Erni menilai tesis investasi COIN dalam jangka menengah hingga panjang tetap utuh, ditopang tiga katalis struktural.