Dengan kondisi pasar saat ini, William menyarankan investor untuk tidak terburu-buru mengambil keputusan. “Untuk kondisi sekarang, saran saya wait and see,” tutur William.
Sebelumnya, Indo Premier menempatkan BUMI sebagai kandidat dengan probabilitas tertinggi untuk masuk MSCI Standard Cap, disusul oleh PTRO. Saat ini, kedua saham tersebut telah tercatat sebagai konstituen MSCI IMI (Investable Market Index) dan MSCI Small Cap Index.
Pandangan serupa juga disampaikan Trimegah Sekuritas, yang menjagokan BUMI dan PTRO dalam rebalancing MSCI terdekat.
Sementara itu, CLSA Sekuritas memprediksi komposisi MSCI Indonesia Standard Cap akan diisi oleh BUMI dan PT MD Entertainment Tbk (FILM).
MSCI Kaji Hitungan Free Float
Pada 27 Oktober 2025, MSCI mengumumkan tengah mengkaji penggunaan laporan Monthly Holding Composition milik Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) sebagai referensi tambahan dalam menghitung porsi free float saham emiten Indonesia. Langkah ini dirancang dengan mempertimbangkan masukan dari para pelaku pasar.