sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Saham Terkonsentrasi Tinggi (HSC) Berguguran, Analis Ungkap Kasus Hong Kong dan Risiko Dicoret MSCI

Market news editor TIM RISET IDX CHANNEL
06/04/2026 10:00 WIB
Saham-saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi (high shareholding concentration/HSC) serentak berguguran pada awal perdagangan Senin (6/4/2026).
Saham Terkonsentrasi Tinggi (HSC) Berguguran, Analis Ungkap Kasus Hong Kong dan Risiko Dicoret MSCI. (Foto: Freepik)
Saham Terkonsentrasi Tinggi (HSC) Berguguran, Analis Ungkap Kasus Hong Kong dan Risiko Dicoret MSCI. (Foto: Freepik)

Dia menambahkan, kebijakan tersebut berdampak langsung pada status saham di indeks sehingga koreksi harga dalam jangka pendek merupakan hal yang wajar.

“Jika suatu saham masuk ke dalam HSC, maka saham tersebut akan keluar dan tidak bisa masuk ke dalam indeks selama minimal 12 bulan. Jadi koreksi saham-saham HSC memang wajar terjadi,” ujarnya.

Menurut dia, keberadaan HSC justru akan memperbaiki kualitas perdagangan saham dalam jangka panjang karena mendorong transparansi dan pengawasan yang lebih ketat.

“Tentunya, HSC akan membuat saham-saham yang bergerak menjadi lebih terawasi dan transparan, sehingga ini bisa meredam volatilitas dan menambah likuiditas,” kata Michael.

Data Bursa Efek Indonesia (BEI), per pukul 09.29 WIB menunjukkan saham-saham HSC bergerak kompak di zona merah.

Halaman : 1 2 3 4 5
Advertisement
Advertisement