sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Sanksi Lingkungan Guncang Pasar, Kinerja Emiten Grup Astra Jadi Sorotan

Market news editor Desi Angriani
23/01/2026 05:31 WIB
Isu penertiban kawasan hutan kembali menjadi sorotan pasar setelah anak usaha Astra (AALI) mengonfirmasi pembayaran denda administratif senilai Rp571 miliar.
Sanksi Lingkungan Guncang Pasar, Kinerja Emiten Grup Astra Jadi Sorotan
Sanksi Lingkungan Guncang Pasar, Kinerja Emiten Grup Astra Jadi Sorotan

Kabar sanksi ini sempat mengguncang pergerakan saham emiten-emiten Grup Astra. Pada Rabu (21/1/2026), saham ASII, UNTR, dan AALI masing-masing anjlok 9,3 persen, 14,9 persen, dan 2,6 persen. Namun, tekanan tersebut mulai mereda pada perdagangan Kamis (22/1/2026), dengan ketiganya rebound masing-masing 2,7 persen, 0,9 persen, dan 2 persen.

Di tengah volatilitas tersebut, UNTR mengumumkan kembali rencana pembelian kembali saham (buyback) senilai maksimal Rp2 triliun yang akan berlangsung pada 22 Januari hingga 15 April 2026. Langkah ini menyusul aksi buyback serupa yang lebih dulu diumumkan ASII pada awal pekan. 

Sebelumnya, kedua emiten ini juga telah merampungkan program buyback lebih cepat setelah menghabiskan masing-masing alokasi dana Rp2 triliun pada pertengahan bulan ini.

Stockbit pada Kamis (22/1/2026) menilai isu tambang Martabe menjadi perhatian utama investor. Kontribusi laba bersih tambang emas tersebut diperkirakan berada di kisaran Rp4,7-Rp8,1 triliun atau setara 27-39 persen dari estimasi laba bersih UNTR pada 2026, bergantung pada asumsi harga emas. 

Dengan demikian, potensi gangguan operasional Martabe diperkirakan membawa risiko material terhadap kinerja UNTR.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement