sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Sanksi Lingkungan Guncang Pasar, Kinerja Emiten Grup Astra Jadi Sorotan

Market news editor Desi Angriani
23/01/2026 05:31 WIB
Isu penertiban kawasan hutan kembali menjadi sorotan pasar setelah anak usaha Astra (AALI) mengonfirmasi pembayaran denda administratif senilai Rp571 miliar.
Sanksi Lingkungan Guncang Pasar, Kinerja Emiten Grup Astra Jadi Sorotan
Sanksi Lingkungan Guncang Pasar, Kinerja Emiten Grup Astra Jadi Sorotan

Sementara itu, denda administratif yang dibayarkan AALI setara sekitar 38 persen dari estimasi laba bersih AALI pada 2025. Jika dikombinasikan dan disesuaikan dengan kepemilikan efektif ASII di masing-masing entitas, total risiko yang dihadapi ASII diperkirakan mencapai Rp3-Rp4,9 triliun, atau sekitar 9-14 persen dari estimasi laba bersih ASII pada 2026.

Mengingat besarnya kontribusi Martabe terhadap kinerja Grup Astra, investor diminta mencermati perkembangan lanjutan. Hingga Rabu (21/1/2026), manajemen PT Agincourt Resources menyatakan belum menerima pemberitahuan resmi terkait pencabutan izin tersebut dan masih melakukan penelusuran lebih lanjut. 

Sementara itu, manajemen UNTR menegaskan akan menghormati setiap keputusan yang diambil pemerintah, sembari memastikan hak-hak anak usaha tetap terlindungi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. 

Perseroan juga menekankan komitmen anak usahanya dalam menjalankan praktik pertambangan yang berkelanjutan. Sebelumnya, operasional tambang emas Martabe telah dihentikan sementara sejak 6 Desember 2025.

"Agincourt Resources senantiasa menjunjung tinggi prinsip tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance), Good Mining Practices, serta Environmental Protection, dan berkomitmen penuh untuk mematuhi seluruh peraturan yang berlaku,” ujar manajemen UNTR dalam keterbukaan informasi, Kamis (22/1/2026).

(DESI ANGRIANI)

Halaman : 1 2 3 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement