Di tengah kecenderungan tersebut, peluang justru muncul pada saham-saham tertentu. BRI Danareksa mencatat sejumlah emiten dengan probabilitas kenaikan tinggi di Mei berdasarkan data historis 10 tahun terakhir.
Saham tambang tembaga-emas PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) mencatat probabilitas kenaikan tertinggi sebesar 89 persen, dengan frekuensi naik 8 kali dari 9 periode pengamatan.
Sementara itu, emiten migas milik Happy Hapsoro PT Rukun Raharja Tbk (RAJA), emiten solusi kebutuhan rumah tangga milik Kawan Lama PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES), tambang nikel PT Vale Indonesia Tbk (INCO), dan emiten kertas Sinarmas PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM) masing-masing memiliki probabilitas kenaikan sebesar 67 persen.
Secara sektoral, saham-saham tersebut didominasi oleh sektor komoditas, energi, dan consumer.
Hal ini menegaskan, demikian kata BRI Danareksa, pergerakan pasar di Mei cenderung lebih selektif atau bersifat stock-specific.