sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Siap Go Private, Indonet (EDGE) Ternyata Dikendalikan Miliarder Australia

Market news editor Rahmat Fiansyah
24/02/2026 14:32 WIB
PT Indointernet Tbk atau Indonet (EDGE) resmi mengajukan penghapusan pencatatan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI).
PT Indointernet Tbk atau Indonet (EDGE) resmi mengajukan penghapusan pencatatan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). (Foto: Ist)
PT Indointernet Tbk atau Indonet (EDGE) resmi mengajukan penghapusan pencatatan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). (Foto: Ist)

Pria berusia 52 tahun merupakan lulusan University of South Wales, Sydney. Dia awalnya bekerja di bank investasi Macquarie Group pada 1998 sebelum akhirnya mendirikan Stonepeak bersama mitranya, Trent Vichie pada 2011.

Stonepeak mengelola aset milik investor dengan fokus pada bidang infrastruktur. Selain data center, portofolio Stonepeak menyebar di bidang energi, internet, hingga bandara khusus private jet

Dikutip dari Forbes, Selasa (24/2/2026), Stonepeak memilih bisnis infrastruktur yang menawarkan Internal Rate of Return (IRR) sekitar 12 persen, mencerminkan risiko yang relatif rendah dengan imbal hasil (return) yang stabil dan berkelanjutan. Strategi investasi ini berlawanan dengan private equity pada umumnya yang menawarkan return agresif di atas 20 persen.

Forbes mengestimasi kekayaan Dorrell mencapai USD8,5 miliar atau setara dengan Rp140 triliun. Dia juga dikabarkan membeli pulau pribadi di Palm Beach, Florida senilai USD150 juta.

Kini, Dorrell berencana untuk mengembalikan Indonet menjadi perusahaan tertutup. Sebagai bagian dari portofolio Stonepeak, langkah go private diambil untuk memuluskan proses integrasi antargrup dan pengambilan keputusan hingga penyelerasan keputusan yang strategis yang tidak dapat dilakukan secara optimal jika perseroan menjadi perusahaan terbuka.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement