AALI
9800
ABBA
284
ABDA
6250
ABMM
1365
ACES
1200
ACST
185
ACST-R
0
ADES
3310
ADHI
810
ADMF
7600
ADMG
177
ADRO
2210
AGAR
362
AGII
1430
AGRO
1260
AGRO-R
0
AGRS
151
AHAP
67
AIMS
358
AIMS-W
0
AISA
173
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1090
AKRA
730
AKSI
685
ALDO
1355
ALKA
300
ALMI
282
ALTO
268
Market Watch
Last updated : 2022/01/26 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
507.28
0.93%
+4.69
IHSG
6600.82
0.5%
+32.65
LQ45
946.86
0.8%
+7.52
HSI
24289.90
0.19%
+46.29
N225
27011.33
-0.44%
-120.01
NYSE
0.00
-100%
-16413.97
Kurs
HKD/IDR 1,838
USD/IDR 14,325
Emas
849,695 / gram

Siap-siap! Singapore Airlines Terbitkan Surat Utang Rp8,58 Triliun

MARKET NEWS
Yulistyo Pratomo
Kamis, 13 Januari 2022 12:43 WIB
Demi menutup pengeluaran selama masa pandemi Covid-19, Singapore Airlines Ltd memutuskan untuk menerbitkan surat utang senilai USD600 juta atau Rp8,58 triliun
Siap-siap! Singapore Airlines Terbitkan Surat Utang Rp8,58 Triliun. (Foto: MNC Media)
Siap-siap! Singapore Airlines Terbitkan Surat Utang Rp8,58 Triliun. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Demi menutup pengeluaran yang besar selama masa pandemi Covid-19, Singapore Airlines Ltd memutuskan untuk menerbitkan obligasi atau surat utang senilai USD600 juta atau setara dengan Rp8,58 triliun (Rp14.307 per USD).

Dikutip dari Bloomberg, Kamis (13/1/2022), keputusan itu membuat Singapore Airlines menjadi maskapai pertama di Asia Tenggara yang memanfaatkan pasar utang untuk dolar pada 2022. Sehingga mereka dapat mengumpulkan dana ditambah diskon ditambah dukungan penuh dari pemerintahnya.

Maskapai ini berencana menjual USD600 juta obligasi untuk masa jatuh tempo selama tujuh tahun dengan nilai kupon sebesar 3,493%. Nilai ini satu poin lebih rendah dari hasil rata-rata saat penerbitan untuk maskapai global yang dijual pada 2021.

Seperti halnya Garuda Indonesia dan Thai Airways, maskapai berbendera Singapura ini juga ikut terpukul selama pandemi. Gara-gara otu pula, mereka juga harus menanggung beban utang sebesar USD22,4 miliar atau setara dengan Rp320,48 triliun.

Inilah alasan manajemen Singapore Airlines untuk mencari tambahan modal demi melunasi utang tersebut melalui surat utang atau obligasi. Termasuk mencari dukungan dari Temasek Holdings Pte Singapura selaku pemegang saham terbesar.

Pemerintah Singapura pada tahun lalu telah mengizinkan orang-orang yang divaksinasi lengkap dari dua lusin negara untuk mendatangi negara tersebut.

Obligasi Singapore Airlines yang baru diterbitkan “dapat ditawarkan dengan yang diberkat berkat dukungan dari Temasek dan likuiditas yang cukup, diimbangi oleh pemulihan yang lebih lambat karena kurangnya pasar domestik,” kata analis Bloomberg Intelligence, Sharon Chen.

Meskipun masih jauh di bawah tingkat pra-pandemi, jumlah penumpang di Bandara Changi meningkat selama tahun 2021. Singapore Airlines mencatat “peningkatan lalu lintas yang berarti,” meskipun timbulnya varian virus corona omicron menyebabkan penangguhan sementara karantina. -perjalanan gratis.

Singapore Airlines bukan satu-satunya maskapai Asia yang mencari dana minggu ini. Korean Air Lines Co. memasarkan obligasi Samurai, yang dijamin oleh Bank Ekspor-Impor Korea, sebesar 0,45%. Itu harus dihargai pada hari Jumat. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD