sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Standardisasi Free Float MSCI Dinilai Bisa Dorong Tata Kelola Emiten Lebih Baik

Market news editor Anggie Ariesta
25/01/2026 06:00 WIB
Pengumuman resmi terkait hasil konsultasi ini dijadwalkan akan dirilis sebelum 30 Januari 2026.
Standardisasi Free Float MSCI Dinilai Bisa Dorong Tata Kelola Emiten Lebih Baik. (Foto: Inews Media Group)
Standardisasi Free Float MSCI Dinilai Bisa Dorong Tata Kelola Emiten Lebih Baik. (Foto: Inews Media Group)

IDXChannel - Ketidakpastian mengenai perubahan metodologi perhitungan free float oleh penyedia indeks global, Morgan Stanley Capital International (MSCI), menjadi beban bagi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam beberapa hari terakhir. Pengumuman resmi terkait hasil konsultasi ini dijadwalkan akan dirilis sebelum 30 Januari 2026.

Co-Founder PasarDana sekaligus Praktisi Pasar Modal, Hans Kwee menjelaskan bahwa koreksi pasar saat ini dipicu oleh sikap antisipatif investor terhadap potensi perubahan aturan tersebut yang berdampak pada aksi jual.

"Ada banyak spekulasi yang mengatakan investor asing dan beberapa pelaku pasar mengantisipasi potensi perubahan perhitungan MSCI, sehingga orang jualan di pasar," ungkap Hans Kwee dalam acara Edukasi Wartawan secara virtual, Jumat (23/1/2026).

Hans Kwee menilai spekulasi pasar yang melemahkan emiten-emiten berkapitalisasi pasar besar (big cap) dan saham grup konglomerasi cenderung berlebihan. 

Ia berpendapat bahwa kekhawatiran MSCI mengenai adanya rekayasa atau manipulasi pada jumlah saham beredar di publik (free float) tidak relevan jika ditujukan pada saham-saham unggulan di Indonesia.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement