sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Target Produksi Batu Bara Dipangkas, Masih Ada Emiten yang Prospektif?

Market news editor TIM RISET IDX CHANNEL
16/02/2026 07:18 WIB
Rencana pemerintah memangkas target produksi batu bara nasional dari 790 juta ton pada 2025 menjadi 600 juta ton pada 2026 berpotensi menjadi sentimen negatif.
Target Produksi Batu Bara Dipangkas, Masih Ada Emiten yang Prospektif? (Foto: Unsplash)
Target Produksi Batu Bara Dipangkas, Masih Ada Emiten yang Prospektif? (Foto: Unsplash)

Sucor memperkirakan penurunan sekitar 5 persen pada volume overburden removal (OB) PAMA, unit kontraktor tambang UNTR, dapat menggerus laba perseroan sekitar 2 persen.

Sementara itu, setiap penurunan 1 juta ton penjualan batu bara berpotensi menekan laba bersih sekitar 0,1 persen. Pelemahan produksi batu bara juga dikhawatirkan mengurangi permintaan alat berat, yang menjadi salah satu penopang kinerja UNTR.

Di tengah tekanan tersebut, Sucor justru mempertahankan rekomendasi beli untuk AADI. Sebagai produsen batu bara murni dengan struktur biaya rendah, AADI dinilai berada pada posisi relatif lebih kuat.

Perseroan disebut memiliki cash cost rendah, potensi imbal hasil dividen tinggi sekitar 10 persen, serta peluang menjadi salah satu penerima manfaat jika harga batu bara kembali menguat. (Aldo Fernando)

Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.

Halaman : 1 2 3 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement