sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Target Produksi Batu Bara Dipangkas, Masih Ada Emiten yang Prospektif?

Market news editor TIM RISET IDX CHANNEL
16/02/2026 07:18 WIB
Rencana pemerintah memangkas target produksi batu bara nasional dari 790 juta ton pada 2025 menjadi 600 juta ton pada 2026 berpotensi menjadi sentimen negatif.
Target Produksi Batu Bara Dipangkas, Masih Ada Emiten yang Prospektif? (Foto: Unsplash)
Target Produksi Batu Bara Dipangkas, Masih Ada Emiten yang Prospektif? (Foto: Unsplash)

Ketiganya dinilai memiliki skala besar dan peran strategis dalam menjaga pasokan batu bara untuk PLN melalui skema domestic market obligation (DMO).

Sebaliknya, segmen kontraktor tambang dinilai paling rentan. PT Mandiri Herindo Adiperkasa Tbk (MAHA) disebut menghadapi risiko penurunan kinerja terbesar.

Sucor memperkirakan setiap penurunan volume hauling sebesar 1 juta ton dapat memangkas laba MAHA sekitar 9,8 persen.

Risiko ini membesar karena PT Bayan Resources Tbk (BYAN) sebagai klien utama, dengan kontribusi sekitar 42 persen terhadap total hauling MAHA, dikabarkan memangkas produksi hingga 53 persen secara tahunan.

Tekanan serupa juga membayangi PT United Tractors Tbk (UNTR), mengingat lebih dari separuh bisnisnya masih terkait sektor batu bara.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement