Kemudian, kontribusi PTBA dalam mendukung ketahanan energi masyarakat tercermin melalui penghargaan pada Kategori Kemandirian Energi untuk Komunitas lewat program Pompa Irigasi Berbasis Tenaga Surya di Desa Karang Raja. Program ini membantu petani meningkatkan produktivitas pertanian dengan sumber energi ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Di bidang lingkungan hidup, PTBA juga meraih penghargaan pada Kategori Mengembangkan Keanekaragaman Hayati melalui program Konservasi Hewan Endemik Lutung Kelabu (Trachypithecus cristatus) Berbasis Pemberdayaan Masyarakat, yang menggabungkan upaya perlindungan satwa endemik dengan peningkatan peran aktif masyarakat sekitar.
Selain itu, PTBA dinilai berhasil menjadi pelopor dalam pengendalian dampak lingkungan melalui Kategori Mempelopori Pencegahan Polusi lewat program ECOFIRE BA (Eco-Friendly Fuel Initiative for Reuse & Efficiency), sebuah inovasi pemanfaatan bahan bakar ramah lingkungan yang efisien dan berorientasi pada pengurangan limbah.
Penghargaan lainnya diraih pada Kategori Inovasi Sosial & Rekayasa Teknologi Hijau melalui program Eco Agrotation, yang mengintegrasikan teknologi hijau dengan pemberdayaan masyarakat di sektor pertanian dan ekonomi lokal.
Melalui capaian ini, PTBA semakin mengukuhkan posisinya sebagai perusahaan energi yang adaptif, inovatif, dan berkomitmen mendukung agenda pembangunan hijau nasional.
“PTBA akan terus mendorong inovasi hijau dan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan sebagai bagian dari transformasi perusahaan menuju pertambangan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan,” pungkas Arsal.
(Shifa Nurhaliza Putri)