"Kami optimistis penguatan fundamental bisnis, didukung portofolio proyek yang semakin matang, akan menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan berkelanjutan Perseroan sekaligus mendukung agenda transisi energi nasional,” ujar dia.
Adapun ketiga proyek ini tercantum dalam skema on-lending melalui pembiayaan concessional loan yang menawarkan suku bunga lebih atraktif serta tenor yang lebih panjang dibandingkan pembiayaan komersial.
Rincian pinjaman yang tercantum dalam Green Book 2026 yakni LTP Lumut Balai Unit 3 (target COD 2030) USD158,86 juta dari JICA, PLTP Lumut Balai Unit 4 (target COD 2032) USD148,97 juta dari JICA, dan PLTP Lahendong Unit 7-8 (target COD 2030) USD170,04 juta dari World Bank
(DESI ANGRIANI)