Ia juga menyoroti rencana Indonesia untuk meningkatkan cadangan strategis nasional minyak dan gas (migas).
Kebijakan tersebut, menurutnya, akan menempatkan penekanan lebih besar pada produksi energi domestik serta kebutuhan terhadap logistik dan infrastruktur pendukung.
Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa agenda “kedaulatan energi” tersebut juga akan mendukung ekspansi energi terbarukan serta mendorong arus investasi asing langsung (FDI).
Dalam daftar pilihannya, William memasukkan ADRO sebagai salah satu saham unggulan. ADRO dinilai menjadi bagian dari perusahaan yang mendukung dorongan Indonesia terhadap pengembangan energi terbarukan.
Selain ADRO, ia juga menjagokan PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) yang berpotensi diuntungkan dari peningkatan FDI, PT serta Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) yang turut mendukung ekspansi energi terbarukan. (Aldo Fernando)
Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.