sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Valuasi Terdiskon, Prospek Emiten Rumah Sakit Masih Menarik

Market news editor TIM RISET IDX CHANNEL
09/06/2026 06:48 WIB
Kontribusi pasien swasta terus meningkat dan mulai mengimbangi tekanan yang masih muncul dari kebijakan rujukan BPJS.
Valuasi Terdiskon, Prospek Emiten Rumah Sakit Masih Menarik. (Foto: Magnific)
Valuasi Terdiskon, Prospek Emiten Rumah Sakit Masih Menarik. (Foto: Magnific)

Bahana memperkirakan pendapatan emiten rumah sakit tumbuh sekitar 10 persen pada 2026, sementara EBITDA diproyeksikan meningkat 9 persen. Pertumbuhan tersebut ditopang oleh kenaikan volume pasien dan peningkatan intensitas pendapatan per pasien.

Kinerja industri pada awal tahun juga terbilang solid. Pada kuartal I-2026, seluruh operator rumah sakit besar mencatat pertumbuhan pendapatan positif. PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) membukukan pertumbuhan tertinggi sebesar 8 persen, disusul PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA) sebesar 7 persen dan PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL) sebesar 5 persen.

HEAL mencatat pertumbuhan volume pasien paling tinggi, didukung ekspansi jaringan rumah sakit dan peningkatan rujukan BPJS. Sementara itu, MIKA mencatat pertumbuhan pendapatan per pasien yang lebih kuat berkat meningkatnya porsi kasus medis kompleks yang ditangani.

Memasuki kuartal II-2026, Bahana memperkirakan tren jumlah pasien masih relatif stabil meski terdapat banyak hari libur. Peningkatan pendapatan per pasien diperkirakan tetap berlanjut di MIKA dan SILO seiring semakin dalamnya penetrasi layanan CoE.

Dari sisi regulasi, Bahana menilai perubahan kebijakan pemerintah tidak akan memberikan gangguan berarti terhadap sektor kesehatan. Beberapa kebijakan baru justru dinilai dapat mendorong adopsi layanan kesehatan yang lebih maju di Indonesia.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement