sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Wall Street Berakhir Anjlok Tajam setelah The Fed Tahan Suku Bunga

Market news editor Dhera Arizona Pratiwi
30/07/2026 06:46 WIB
Wall Street ditutup anjlok tajam pada perdagangan Rabu (29/7/2026), waktu setempat, setelah Federal Reserve (The Fed) mempertahankan suku bunga.
Wall Street Berakhir Anjlok Tajam setelah The Fed Tahan Suku Bunga. (Foto Istimewa)
Wall Street Berakhir Anjlok Tajam setelah The Fed Tahan Suku Bunga. (Foto Istimewa)

Sebagai informasi, bank sentral Amerika Serikat (AS), Federal Reserve (The Fed) kembali mempertahankan suku bunga acuan di kisaran 3,50-3,75 persen. Namun, keputusan ini menuai perbedaan pendapat dari tiga dari 12 anggota Federal Open Market Committee (FOMC) yang lebih menyukai menaikkan suku bunga 25 basis poin.

Meski demikian, Ketua The Fed Kevin Warsh menegaskan komitmennya untuk menurunkan inflasi kembali ke target 2 persen yang telah berada di atas target bank sentral selama lebih dari lima tahun.

“The Fed mempertahankan suku bunga tetap, seperti yang diharapkan. Namun, pertanyaan yang lebih besar sekarang adalah, seberapa besar tekanan yang akan mereka miliki untuk menaikkan suku bunga pada bulan September? Inflasi sedang tinggi dan dengan melonjaknya harga minyak mentah, pasar memperkirakan kenaikan suku bunga berikutnya memang akan terjadi pada bulan September,” kata Kepala Strategi Pasar Carson Group, Ryan Detrick.

Investor khawatir perusahaan-perusahaan besar AS memperdalam jaringan investasi terkait AI dan terus menyalurkan anggaran miliaran dolarnya ke teknologi yang sedang berkembang ini dengan mengorbankan arus kas bebas.

(Dhera Arizona)

Halaman : 1 2 3 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement