sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Wall Street Ditutup Beragam, Inflasi dan Konflik Iran Tekan Nasdaq

Market news editor Rahmat Fiansyah
13/05/2026 06:46 WIB
Bursa saham Amerika Serikat (AS) ditutup bervariasi pada perdagangan Selasa (12/5/2026) waktu setempat.
Bursa saham Amerika Serikat (AS) ditutup bervariasi pada perdagangan Selasa (12/5/2026) waktu setempat. (Foto: Ist)
Bursa saham Amerika Serikat (AS) ditutup bervariasi pada perdagangan Selasa (12/5/2026) waktu setempat. (Foto: Ist)

“Pandangan kami pasar mulai bergerak datar karena keserakahan biasanya muncul saat musim laporan keuangan dan ketakutan datang setelahnya,” ujarnya dikutip dari Reuters, Rabu (13/5/2026).

Data ekonomi menunjukkan inflasi konsumen AS naik lebih cepat dari perkiraan analis pada April 2026. Kondisi itu dipicu terganggunya pasokan minyak mentah akibat penutupan Selat Hormuz di tengah perang Iran yang masih berlangsung. 

“Inflasi tidak akan membaik kecuali harga minyak turun. Itu sejarah yang bisa dipastikan akan terus terulang,” kata Hatfield.

Konflik Iran yang telah memasuki pekan ke-11 juga meningkatkan kekhawatiran pasar terhadap potensi inflasi yang lebih permanen. Situasi ini memperkecil peluang pemangkasan suku bunga Federal Reserve (The Fed) tahun ini, terutama setelah Kevin Warsh dikonfirmasi menjadi anggota dewan The Fed oleh Senat AS. 

“Warsh kemungkinan tidak akan memangkas suku bunga meskipun dia menginginkannya,” ujarnya. 

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement