IDXChannel - Bursa saham Amerika Serikat (AS) ditutup bervariasi pada perdagangan Selasa (12/5/2026) waktu setempat. S&P 500 dan Nasdaq terkoreksi dari level rekor tertinggi akibat memanasnya inflasi serta ketegangan geopolitik terkait Iran.
Tekanan terbesar datang dari saham-saham teknologi yang menyeret Nasdaq turun paling dalam. Di sisi lain, penguatan saham sektor kesehatan, terutama Humana, membantu menjaga Dow Jones tetap berada di zona hijau.
Meski terkoreksi, S&P 500 dan Nasdaq masih bertahan dekat level tertinggi sepanjang masa. Investor kini mulai mengalihkan fokus ke valuasi, kondisi makroekonomi, serta perkembangan geopolitik seiring musim laporan keuangan kuartal I mulai berakhir.
Indeks semikonduktor PHLX tercatat turun 3 persen, meski sepanjang tahun ini masih melonjak 65,4 persen berkat antusiasme terhadap kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
CEO dan Portfolio Manager InfraCap, Jay Hatfield mengatakan pasar mulai kehilangan momentum setelah reli kuat selama musim laporan keuangan.
“Pandangan kami pasar mulai bergerak datar karena keserakahan biasanya muncul saat musim laporan keuangan dan ketakutan datang setelahnya,” ujarnya dikutip dari Reuters, Rabu (13/5/2026).
Data ekonomi menunjukkan inflasi konsumen AS naik lebih cepat dari perkiraan analis pada April 2026. Kondisi itu dipicu terganggunya pasokan minyak mentah akibat penutupan Selat Hormuz di tengah perang Iran yang masih berlangsung.
“Inflasi tidak akan membaik kecuali harga minyak turun. Itu sejarah yang bisa dipastikan akan terus terulang,” kata Hatfield.
Konflik Iran yang telah memasuki pekan ke-11 juga meningkatkan kekhawatiran pasar terhadap potensi inflasi yang lebih permanen. Situasi ini memperkecil peluang pemangkasan suku bunga Federal Reserve (The Fed) tahun ini, terutama setelah Kevin Warsh dikonfirmasi menjadi anggota dewan The Fed oleh Senat AS.
“Warsh kemungkinan tidak akan memangkas suku bunga meskipun dia menginginkannya,” ujarnya.
Secara indeks, Dow Jones Industrial Average naik 56,09 poin atau 0,11 persen ke level 49.760,56. Sementara itu, S&P 500 turun 11,88 poin atau 0,16 persen menjadi 7.400,96 dan Nasdaq Composite melemah 185,92 poin atau 0,71 persen ke posisi 26.088,20.
Dari sisi emiten, saham Humana melonjak 7,7 persen setelah Bernstein menaikkan target harga saham hingga 36 persen. Zebra Technologies juga melesat 11,4 persen usai perusahaan menaikkan proyeksi pertumbuhan penjualan tahunan.
Sebaliknya, GameStop turun 3,5 persen setelah tawaran akuisisi senilai USD56 miliar ditolak eBay, sedangkan Hims & Hers Health anjlok 14,1 persen akibat pendapatan kuartal I yang di bawah ekspektasi Wall Street.
(Rahmat Fiansyah)