sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Wall Street Ditutup Melemah, Konflik Timur Tengah Dikhawatirkan Picu Kenaikan Inflasi

Market news editor Nia Deviyana
04/03/2026 06:14 WIB
Investor khawatir konflik di Timur Tengah akan berlangsung lama, meski indeks berhasil ditutup jauh dari posisi terendah di hari tersebut.
Wall Street Ditutup Melemah, Konflik Timur Tengah Dikhawatirkan Picu Kenaikan Inflasi. Foto: AP.
Wall Street Ditutup Melemah, Konflik Timur Tengah Dikhawatirkan Picu Kenaikan Inflasi. Foto: AP.

Saham Blackstone turun setelah dana kredit andalannya, BCRED, mengalami lonjakan permintaan penarikan dana (redemption).

Ancaman Teheran untuk menyerang kapal mana pun yang mencoba melintasi Selat Hormuz, ditambah penghentian produksi oleh sejumlah produsen minyak dan gas Timur Tengah, telah mendorong tarif pengiriman global serta harga minyak mentah dan gas alam naik. Selat tersebut merupakan jalur vital yang mengangkut sekitar seperlima konsumsi minyak dunia.

Investor khawatir lonjakan harga minyak dapat memicu inflasi dan menyulitkan keputusan kebijakan bank sentral, yang sudah terbebani kenaikan harga akibat tarif.

Imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun sempat menyentuh level tertinggi dalam sepekan, dan investor menggeser ekspektasi pemangkasan suku bunga 25 basis poin oleh Federal Reserve menjadi September dari sebelumnya Juli, menurut data yang dihimpun LSEG.

(NIA DEVIYANA)

Halaman : 1 2 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement