3. Meminta OTP/PIN/CVV
Terkadang pelaku penipuan juga menggencarkan aksi dengan berpura-pura sebagai customer service dari lembaga resmi, perusahaan, atau bank. Korban akan diarahkan untuk memberikan informasi rekening dan data pribadi, lalu diminta untuk memberikan kode OTP yang masuk ke ponselnya.
4. Promo Tiket Murah Palsu
Penipuan dengan modus promo tiket murah juga pernah terjadi. Promo-promo palsu ini disebarkan di media sosial dan internet, dibuat sangat meyakinkan sehingga menyerupai yang asli. Namun, saat dibeli, tiket tidak pernah datang dan uang sudah terlanjur melayang.
5. Kurir dengan Link Pelacakan Palsu
DBS Indonesia juga melaporkan modus ini. Pelaku bisa saja mengaku sebagai kurir, lalu mengirimkan link pelacakan paket ke korban. Padahal si calon korban sedang tidak membeli apa pun.
Jika Anda tidak merasa sedang membeli apa pun, jangan pernah membuka link yang dikirimkan oleh kurir-kurir gadungan seperti ini. Pastikan juga untuk membeli barang di kanal marketplace agar transaksi lebih aman.
Itulah 5 modus penipuan jelang Lebaran yang harus diwaspadai.
(Nadya Kurnia)