IDXChannel—Waspada modus penipuan menjelang Lebaran. Mendekati Hari Raya, masyarakat mulai menerima Tunjangan Hari Raya (THR). Pada periode ini, masyarakat diimbau untuk berhati-hati dengan modus penipuan.
Sering terjadi aksi penipuan online dengan beragam modus saat momentum Lebaran. Pada masa-masa ini, intensitas masyarakat untuk mengirim pesan secara online semakin meningkat karena kebutuhan silaturahmi.
Pada masa inilah pelaku penipuan biasanya memanfaatkan momentum dengan menggencarkan aksi. Melansir Bank DBS Indonesia (13/3/2026), berikut ini adalah beberapa modus penipuan jelang Lebaran yang harus diwaspadai.
5 Modus Penipuan Jelang Lebaran yang Harus Diwaspadai
1. Link Promo Lebaran
Momentum Ramadan dan Lebaran memang sering dimanfaatkan pelaku usaha untuk menggelar promo. Sayangnya, momentum ini juga dimanfaatkan oleh pelaku penipuan dengan mengirimkan link scam.
2. File Apk Disamarkan
Ada juga modus mengirimkan file Apk yang disamarkan sebagai kartu ucapan Lebaran digital. Jika tidak jeli, korban bisa saja membuka file tersebut, lalu tanpa sengaja mengunduh aplikasi dalam file tersebut.
Aplikasi yang terunduh itu biasanya digunakan penipu untuk mencuri data-data sensitif pemilik handphone, mencuri akun media sosial pemilik handphone, dan sebagainya.
3. Meminta OTP/PIN/CVV
Terkadang pelaku penipuan juga menggencarkan aksi dengan berpura-pura sebagai customer service dari lembaga resmi, perusahaan, atau bank. Korban akan diarahkan untuk memberikan informasi rekening dan data pribadi, lalu diminta untuk memberikan kode OTP yang masuk ke ponselnya.
4. Promo Tiket Murah Palsu
Penipuan dengan modus promo tiket murah juga pernah terjadi. Promo-promo palsu ini disebarkan di media sosial dan internet, dibuat sangat meyakinkan sehingga menyerupai yang asli. Namun, saat dibeli, tiket tidak pernah datang dan uang sudah terlanjur melayang.
5. Kurir dengan Link Pelacakan Palsu
DBS Indonesia juga melaporkan modus ini. Pelaku bisa saja mengaku sebagai kurir, lalu mengirimkan link pelacakan paket ke korban. Padahal si calon korban sedang tidak membeli apa pun.
Jika Anda tidak merasa sedang membeli apa pun, jangan pernah membuka link yang dikirimkan oleh kurir-kurir gadungan seperti ini. Pastikan juga untuk membeli barang di kanal marketplace agar transaksi lebih aman.
Itulah 5 modus penipuan jelang Lebaran yang harus diwaspadai.
(Nadya Kurnia)