AALI
9325
ABBA
278
ABDA
0
ABMM
2410
ACES
735
ACST
202
ACST-R
0
ADES
6150
ADHI
800
ADMF
8200
ADMG
176
ADRO
3150
AGAR
322
AGII
2250
AGRO
760
AGRO-R
0
AGRS
112
AHAP
106
AIMS
254
AIMS-W
0
AISA
157
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1535
AKRA
1165
AKSI
272
ALDO
755
ALKA
292
ALMI
302
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/16 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
541.49
1.15%
+6.13
IHSG
7133.45
0.57%
+40.18
LQ45
1016.36
1.05%
+10.57
HSI
19830.52
-1.05%
-210.34
N225
28868.91
-0.01%
-2.87
NYSE
0.00
-100%
-15804.38
Kurs
HKD/IDR 190
USD/IDR 14,725
Emas
840,925 / gram

Berikut Gaji Ketua RT di DKI Jakarta dan Tugasnya, Menjanjikan?

MILENOMIC
Rizki Setyo Nugroho/SEO
Jum'at, 29 Juli 2022 17:15 WIB
Tahukah Anda besaran gaji Ketua RT di kawasan DKI Jakarta? Atau mungkin Ada baru mendengar bahwa seorang Ketua RT memiliki gaji?
Berikut Gaji Ketua RT di DKI Jakarta dan Tugasnya, Menjanjikan? (Foto: MNC Media)
Berikut Gaji Ketua RT di DKI Jakarta dan Tugasnya, Menjanjikan? (Foto: MNC Media)

IDXChannel – Tahukah Anda besaran gaji Ketua RT di kawasan DKI Jakarta? Atau mungkin Ada baru mendengar bahwa seorang Ketua RT memiliki gaji?

Rukun Tetangga atau RT adalah sebuah lembaga kemasyarakatan yang dibentuk melalui musyawarah rukun tetangga dalam rangka pelaksanaan pelayanan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan yang ditetapkan oleh seorang Lurah. Beberapa waktu lalu, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menetapkan bahwa masa jabatan pengurus RT atau RW adalah lima tahun sejak tanggal ditetapkannya melalui Pergub DKI Jakarta Nomor 22 Tahun 2022 tentang Rukun Tetangga dan Rukun Warga.

Gaji Ketua RT di DKI Jakarta

Di DKI Jakarta, setidaknya ada 2.731 Rukun Warga (RW) dan 30.417 Rukun Tetangga (RT) saat ini. Dengan jumlah sebanyak itu, tentunya tugas dari seorang Ketua RT maupun RW cukup berat. Untuk itulah, banyak mempertanyakan gaji Ketua RT yang berlaku di kawasan DKI Jakarta.

Berdasarkan Keputusan Gubernur Nomor 1647 Tahun 2018 tentang Pemberian Uang Penyelenggaraan Tugas dan Fungsi Rukun Tetangga dan Rukun Warga, RT dan RW akan mendapatkan uang penyelenggaraan tugas dan fungsi dengan nominal:

  • Rp2.000.000 per bulan untuk RT
  • Rp2.500.000 per bulan untuk RW

Namun, perlu digaris bawahi jika uang tersebut bukan untuk mendanai pembayaran uang lelah/insentif/uang kehormatan/uang saku/gaji/honorarium kepada Ketua RT maupun RW. uang tersebut digunakan untuk keperluan kegiatan operasional dari masing-masing RT maupun RW.

Selain itu, Ketua RT maupun RW wajib melaporkan catatan pengeluaran keuangan bulanan yang ditujukan kepada warga melalui musyawarah sekurang-kurangnya satu kali dalam enam bulan dan ditembuskan kepada Lurah sebagai sebuah pertanggungjawaban.
Biaya penyelenggaraan tugas dan fungsi RT/RW di atas diambil atau dibebankan kepada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA).

Sebagai tambahan informasi, uang penyelenggaraan tugas dan fungsi RT/RW tersebut diberikan paling lambat pada tanggal 10 setiap bulannya. 

Itulah beberapa informasi terkait dengan gaji Ketua RT yang sebenarnya merupakan uang penyelenggaraan tugas dan fungsi RT/RW.

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD