sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

10,2 Persen Mahasiswa KIPK 2026 Berasal dari Wilayah 3T, Begini Penjelasan Bakom

News editor Tangguh Yudha
27/08/2026 13:21 WIB
Qodari mengatakan Program KIP Kuliah juga terbukti meningkatkan akses ke pendidikan tinggi bagi kelompok ekonomi rentan. 
10,2 Persen Mahasiswa KIPK 2026 Berasal dari Wilayah 3T, Begini Penjelasan Bakom. (Foto: Istimewa)
10,2 Persen Mahasiswa KIPK 2026 Berasal dari Wilayah 3T, Begini Penjelasan Bakom. (Foto: Istimewa)

IDXChannel—Pemerintah mengklaim penerima manfaat Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah yang berasal dari wilayah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T) mencapai 85.390 mahasiswa pada 2026.

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah, Qodari, mengatakan jumlah tersebut setara dengan 10,2 persen dari total 840.792 mahasiswa penerima KIP Kuliah yang masih aktif (on-going) tahun ini.

“Penerima KIP Kuliah yang berasal dari wilayah 3T pada 2026 tercatat sebanyak 85.390 mahasiswa, atau setara 10,2 persen dari total 840.792 mahasiswa penerima KIP Kuliah yang aktif tahun ini,” katanya dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (26/8/2026).

Qodari merinci, berdasarkan jenis perguruan tinggi, sebanyak 41.631 mahasiswa atau 10,9 persen dari 380.741 penerima KIP Kuliah di perguruan tinggi negeri (PTN) berasal dari wilayah 3T.

Sementara itu, dari 460.051 mahasiswa penerima KIP Kuliah di perguruan tinggi swasta (PTS), sebanyak 43.759 mahasiswa di antaranya, atau 9,5 persen, berasal dari wilayah 3T. Menurutnya, ada perbedaan antara asal mahasiswa dan lokasi kampus. 

Halaman : 1 2 3 4
Advertisement
Advertisement