Dia menjelaskan, pihaknya masih membuka posko informasi di Stasiun Bekasi Timur hingga 11 Mei mendatang sebagai ruang pendampingan bagi pelanggan dan keluarga. Melalui posko ini, layanan kesehatan lanjutan, koordinasi administrasi, hingga trauma healing dilakukan secara bertahap agar setiap proses dapat dilalui dengan lebih terarah.
Di sisi lain, layanan pengembalian barang pelanggan masih berlangsung. Hingga 2 Mei 2026 pukul 06.00 WIB, tercatat sebanyak 115 barang telah ditemukan, dengan 57 barang telah diserahkan kepada pemilik, sementara 58 lainnya masih dalam proses verifikasi.
“KAI mengimbau pelanggan yang merasa kehilangan barang untuk dapat mengambilnya melalui Posko Bekasi Timur,” kata dia.
Sebagai informasi, peristiwa kecelakaan kereta api antara Argo Bromo Anggrek dengan kereta rel listrik (KRL) di Stasiun Bekasi Timur itu terjadi pada Senin (27/4/2026) kemaren. Tercatat, 16 orang meninggal dunia dan 84 orang mengalami luka-luka.
(Dhera Arizona)