Kebijakan ini diambil menyusul peningkatan volume kendaraan yang signifikan dari arah timur menuju Jakarta. Dengan dibukanya one-way tahap kedua ini, diharapkan penumpukan kendaraan di titik-titik krusial dapat segera terurai.
Sementara, Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho menyebut bahwa kebijakan ini merupakan bagian dari manajemen prioritas untuk melayani pemudik yang kembali dari wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur.
“Tadi baru saja Pak Menhub langsung mengendalikan untuk membuka one way arus balik tahap dua presisi ya, yang tadi pagi, terus pagi ini tahap kedua di kilometer 263,” ujar Agus.
Ia menambahkan bahwa fokus utama petugas saat ini adalah menyeimbangkan arus dari berbagai titik masuk menuju Ibu Kota.
“Tentunya ini kaitannya dengan tata kelola manajemen lalu lintas untuk memprioritaskan arus balik yang datangnya dari Trans Jawa, khususnya Semarang Raya, Solo, Jogja, dan Jawa Timur. Pada saat yang sama kami memonitor arus balik dari Jawa Barat, termasuk juga dari Trans Sumatra yang melalui Bakauheni, Merak, sampai Cikupa,” kata Agus.
(Nadya Kurnia)