Salah satu isu utama pembicaraan tersebut ialah persediaan uranium yang diperkaya 60 persen milik Iran. Jumlahnya diprediksi mencapai lebih dari 400 kilogram.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mendorong pemindahaan seluruh pasokan uranium yang diperkaya milik Iran. Dia juga mendesak pembongkaran infrastruktur pengayaan uranium di Negeri Mullah itu.
"Seharusnya tidak ada kemampuan pengayaan uranium, bongkar peralatan dan infrastruktur yang memungkinkan pengayaan," katanya dalam pidato di Yerusalem.
Sementara itu, Teheran menyatakan siap untuk berkompromi terkait persediaan uraniumnya jika Washington mencabut sanksi yang telah melumpuhkan ekonomi negara tersebut.
"Jika kita melihat ketulusan dari pihak mereka (Amerika), saya yakin kita akan berada di jalur menuju kesepakatan," kata Wakil Menteri Luar Negeri Iran Majid Takht-Ravanchi kepada BBC.