Perundingan tersebut dilakukan di tengah ancaman militer AS. Washington baru-baru ini mengerahkan dua kapal induk ke Timur Tengah.
Presiden AS Donald Trump optimistis dapat mencapai kesepakatan dengan Iran. Dia mengancam akan melancarkan operasi militer jika perundingan gagal.
AS dan sekutu-sekutu Eropanya mencurigai bahwa Iran ingin mengembangkan senjata nuklir. Tuduhan itu berulang kali dibantah oleh Teheran.
"Kemajuan telah dicapai, tetapi masih banyak detail yang perlu dibahas. Pihak Iran mengatakan mereka akan kembali dalam dua minggu ke depan dengan proposal terperinci untuk mengatasi beberapa isu yang masih ada," kata seorang pejabat AS kepada BBC. (Wahyu Dwi Anggoro)