“Kalau dengan AS kan memang sudah agak panjang sejak nasionalisasi oleh Hugo Chavez. Jadi memang pada waktu itu, aset-aset Amerika dinasionalisasi. Nah, ini kemudian berikutnya sekarang dengan situasi seperti ini, kita monitor saja seperti apa,” ujar dia.
Airlangga memastikan Indonesia tidak memiliki aset di Venezuela. Namun, dia mengaku ada perubahan pemerintahan di Venezuela yang berpotensi memengaruhi kelanjutan nota kesepahaman (MoU) yang telah terjalin.
“Ya,tentunya ada perubahan dengan perubahan yang terjadi kemarin, karena pemerintahannya kan berganti,” jelas dia.
AS Tangkap Presiden Venezuela, Purbaya: Hukum Dunia Ini Aneh
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa turut mengomentari konflik panas antara Amerika Serikat dan Venezuela. Seperti diketahui, AS telah melancarkan serangan terhadap Venezuela dan menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro.
Merespons hal itu, Purbaya menilai hukum dunia saat ini aneh. Dia menyoroti bagaimana sebuah negara dapat menyerang negara lain yang berdaulat dan bebas dari pengawasan PBB.