Sejak perang pecah akhir bulan lalu, Iran telah secara efektif menutup Selat Hormuz di Teluk Persia.
"Kami sepenuhnya siap secara militer dengan semua opsi. Adapun hal yang berkaitan dengan penentuan waktu yang tepat, itu diserahkan kepada pimpinan," kata pejabat Houthi itu.
"Sampai sekarang Iran melawan dengan baik dan mengalahkan musuh setiap hari dan pertempuran berjalan sesuai keinginan mereka," katanya.
Beberapa diplomat dan analis mengatakan bahwa Houthi sedang menunggu momen yang tepat untuk memasuki konflik untuk memberikan tekanan maksimal.
Penutupan Selat Hormuz bagi ekspor hidrokarbon negara-negara Arab di Teluk, serta peralihan ekspor minyak ke Laut Merah, dapat memberikan peluang tersebut.