Sebelumnya, Gibran menyatakan kesiapan untuk bertugas di mana saja, termasuk di IKN. Apalagi jika hal itu merupakan tugas dari Presiden Prabowo Subianto. Dia mengaku juga terbuka untuk menerima penugasan terkait percepatan pembangunan di Papua.
“Saya sebagai pembantu Presiden siap ditugaskan ke mana pun, kapan pun, dan ini kan melanjutkan kerja keras dari Pak Wapres Ma’ruf Amin untuk masalah Papua,” ujar Gibran di Klaten, Jawa Tengah, Rabu (9/7/2025).
Dia menyebut lokasi kerja bersifat fleksibel dan tidak terikat pada satu titik saja.
“Kalau saya bisa berkantor di mana saja. Bisa di Jakarta, di Kebon Sirih, bisa di IKN kalau Desember nanti sudah jadi, bisa di Papua, bisa juga di Klaten di Jawa Tengah. Ini kita di mana pun kita jadikan kantor,” lanjutnya.
(Nadya Kurnia)