Langkah tersebut diharapkan berdampak pada peningkatan standar pelayanan, termasuk aspek keamanan pangan.
“Kami kejar target agar seluruhnya unggul sehingga makanan yang dihasilkan tidak hanya membuat anak tumbuh sehat, cerdas, kuat, dan ceria, tetapi juga aman dikonsumsi,” kata dia.
Dadan mengungkapkan, sejak pertama kali dijalankan pada awal 2025 hingga awal 2026, program MBG telah menjangkau sekitar 55,1 juta penerima manfaat. Capaian tersebut setara dengan jumlah penduduk Korea Selatan dan Australia.
"Di akhir tahun dan awal Januari karena 55,1 juta itu sudah melebihi penduduk Korea Selatan. Korea Selatan kan hanya 51,5 (juta), sehingga kita sudah bisa memberikan satu negara sebesar Korea Selatan. Dan kalau Australia itu dua kali Australia ya, 27 juta kali dua, persis," ujarnya.
Dadan mengungkapkan, pelaksanaan program MBG ditopang oleh keberadaan SPPG yang mulai dibentuk pada 6 Januari 2025. Pada tahap awal, jumlah SPPG tercatat sebanyak 190 unit.