Baik Inter IKEA maupun franchisee terbesarnya, Ingka Group, yang memiliki sebagian besar gerai IKEA di seluruh dunia, mengganti CEO pada akhir tahun lalu setelah IKEA melaporkan penurunan penjualan untuk tahun kedua berturut-turut.
Ingka juga mengumumkan rencana pada Maret untuk memangkas 800 pekerjaan dari tenaga kerja kantornya.
Elm mengatakan daya beli konsumen yang sudah menurun sejak lama, kini makin turun karena perang Iran. Konflik geopolitik ini menaikkan harga bahan bakar dengan tajam, merugikan anggaran rumah tangga.
Akibatnya, kenaikan harga bahan pokok akhirnya mengurangi keinginan dan prioritas konsumen untuk berbelanja barang-barang non-esensial seperti renovasi rumah atau sofa baru.
Seperti diketahui, produk yang dijual IKEA adalah jenis barang yang dapat dan sangat mungkin ditunda pembeliannya.