Selain itu, pemeriksaan juga menyasar kondisi pengemudi dengan melibatkan tim medis. Hasilnya, tidak ada sopir yang terindikasi mengalami gangguan kesehatan maupun menggunakan zat berbahaya.
Menurut Ega, hasil ini menjadi indikator bahwa pengawasan yang dilakukan sejauh ini berjalan efektif dalam menekan potensi risiko kecelakaan di jalur wisata.
“Kami memastikan kendaraan dan pengemudi sama-sama dalam kondisi siap, sehingga perjalanan wisatawan tetap aman,” katanya.
Sebagai bukti kelayakan, kendaraan yang lolos pemeriksaan langsung diberi stiker oleh Dishub. Pengawasan akan terus dilakukan secara situasional selama arus balik, terutama di titik rawan jalur ekstrem.
Upaya ini menjadi bagian dari strategi preventif kepolisian untuk menjaga keselamatan wisatawan di kawasan dengan karakteristik jalan menantang seperti Ciwidey.
(Nadya Kurnia)