"Screening ini terkait juga dengan surveillance daripada global. Ini tidak hanya Indonesia saja tetapi sangat ketat juga dilakukan oleh negara-negara lain seperti Inggris, Amerika Selatan, dan dikoordinir oleh WHO," kata Andi.
Andi mengimbau masyarakat agar tak panik dalam menghadapi fenomena ini.
Namun, Andi menyarankan masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan agar terhindar dari virus yang dibawa oleh tikus ini.
"Sejauh ini belum ada kasus terkait dengan SERV (Virus Serang) ini sebagai sumber daripada penyakit Hanta virus," katanya.
(Nur Ichsan Yuniarto)