Fokus utama pembicaraan adalah bagaimana memastikan pemilik kapal merasa cukup yakin agar kapal dapat melanjutkan perjalanan melalui wilayah tersebut dan menurunkan premi asuransi.
“Pada akhirnya juga perlu ada koordinasi dengan Iran untuk memastikan adanya jaminan keamanan bagi kapal,” kata Vernet, sesuatu yang saat ini tidak mungkin terjadi.
Pembicaraan juga telah dimulai mengenai aset militer apa yang dapat disediakan. "Kita perlu mengumpulkan sejumlah kapal yang cukup dan memiliki kemampuan koordinasi di udara, di laut, serta kemampuan untuk berbagi intelijen," katanya.
Inggris mengatakan akan menjadi tuan rumah pertemuan para perencana militer untuk pembicaraan minggu depan.
Sementara itu, Presiden Prancis Emmanuel Macron yang berbicara di Korea Selatan pada Kamis mengatakan bahwa merebut Selat secara militer adalah pilihan yang "tidak realistis".