"Detensi itu jangan dibayangkan penjara ya. Jadi ini eh imigrasi, detensi imigrasi. Detensi imigrasi, nanti dari situ baru kita lihat proses pemulangannya seperti apa. Jadi kami belum dapat informasi," katanya.
Sebelumnya, sembilan WNI ditahan militer Israel ketika mengikuti misi kemanusiaan ke Gaza, Palestina lewat Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 di sekitar perairan Siprus. Mereka ditangkap berurutan oleh militer Israel.
Berikut identitas sembilan WNI yang dibebaskan usai ditangkap militer Israel:
1. Andi Angga Prasadewa (GPCI - Rumah Zakat) di Kapal Josef
2. Andre Prasetyo Nugroho (Jurnalis Tempo) di Kapal Ozgurluk
3. Asad Aras Muhammad (GPCI - Spirit of Aqso) di Kapal Kasr-1
4. Bambang Noroyono. (Jurnalis Republika) di Kapal BoraLize
5. Hendro Prasetyo. (GPCI - SMART 171) di Kapal Kasr-1
6. Herman Budianto Sudarsono. (GPCI - Dompet Dhuafa) di Kapal Zapyro
7. Rahendro Herubowo (Tim Media GPCI) di Kapal Ozgurluk
8. Ronggo Wirasanu. (GPCI - Dompet Dhuafa) di Kapal Zapyro
9. Thoudy Badai Rifan Billah (Jurnalis Republika) di Kapal Ozgurluk
(Nur Ichsan Yuniarto)