IDXChannel - Iran dikabarkan enggan untuk berpartisipasi dalam putaran kedua perundingan perdamaian dengan Amerika Serikat (AS).
Dilansir dari Xinhua pada Senin (20/4/2026), hal itu disampaikan kantor berita IRNA milik pemerintah Iran.
"Laporan yang beredar tentang putaran kedua negosiasi di Islamabad adalah salah," kata IRNA di platform media sosial X.
"Tuntutan AS yang berlebihan, ekspektasi yang tidak masuk akal dan tidak realistis, perubahan posisi yang sering terjadi, kontradiksi yang terus-menerus, dan blokade laut yang melanggar kesepakatan gencatan senjata, bersama dengan retorika yang mengancam, sejauh ini telah menghambat kemajuan dalam negosiasi. Dalam kondisi ini, prospek untuk pembicaraan yang konstruktif tetap suram," katanya.
Menurut IRNA, kabar putaran kedua perundingan perdamaian merupakan bagian dari propaganda AS yang bertujuan untuk menekan Iran.