Dia menjelaskan, Kemenag meninjau posko BAZNAS yang menyediakan MCK darurat dan air bersih, termasuk meunasah yang terdampak.
Di lokasi lain, Kemenag bersama LAZ ASAR mendukung dapur umum yang melayani ratusan kepala keluarga, kegiatan gotong royong warga, serta pembersihan area masjid dengan dukungan alat berat. Bantuan alat salat, Al-Qur’an, mukena, dan sarung juga disalurkan sesuai kebutuhan lapangan.
Di sektor pendidikan keagamaan, Abu memastikan proses belajar mengajar tetap berlangsung.
Peninjauan dilakukan di MIN 4 Pidie Jaya yang telah direnovasi oleh LAZ, termasuk dukungan madrasah sementara agar aktivitas pendidikan tidak terhenti pascabencana.
"Madrasah harus tetap menjadi ruang aman dan harapan bagi anak-anak," katanya.
Abu juga menekankan pentingnya pembinaan keagamaan dan dukungan psikologis bagi warga terdampak. Di beberapa lokasi, dilakukan pengajian, pembagian Al-Qur’an dan Iqra, serta kegiatan trauma healing yang melibatkan para relawan dan pemangku kepentingan zakat dan wakaf.